Secercak Cerita Pasir dan Batu

Informasi Manfaat dan Tips Hidup Sehat, Rahasia Cantik dan Aneka Manfaat

  • BERANDA
  • DAFTAR ISI
  • GAYA HIDUP
  • OBAT ALAMI
  • TIPS
    • Sehat
    • Diet
    • Cara
Home » Blogger Cilacap » Contoh Makalah dan Skripsi » Curug Mandala » Desa Melung » Festival DesTIKa » ilmu nikah » ilmu sastra » whatsapp cinta » Wisata Cilacap » Wisata Hati » Secercak Cerita Pasir dan Batu

Secercak Cerita Pasir dan Batu

windowsbie7-secercak-cerita-pasir-dan-batu
Dua orang pengembara sedang melakukan perjalanan. Mereka tengah melintasi padang pasir yang sangat luas. Sepanjang mata memandang hanya ada pasir membentang. Jejak-jejak kaki mereka meliuk-liuk di belakang. Membentuk kurva yang berujung di setiap langkah yang mereka tapaki. Debudebu pasir yang beterbangan memaksa mereka berjalan merunduk.

Tiba-tiba badai datang. Angin besar menerjang mereka. Hembusannya membuat tubuh dua pengembara itu limbung. Pasir betebaran di sekeliling mereka. Pakaian mereka mengelepak, menambah berat langkah mereka yang terbenam di pasir. Mereka saling menjaga dengan tangan
berpegangan erat. Mereka mencoba melawan ganasnya badai.

Badai reda, tapi musibah lain menimpa mereka. Kantong bekal air minum mereka terbuka saat badai tadi. Isinya tercecer. Entah gundukan pasir mana yang meneguknya. Kedua pengembara itu duduk tercenung, menyesali kehilangan itu. "Ah.., tamatlah riwayat kita," kata pengembara pertama. Lalu ia menulis di pasir dengan ujung jarinya. "Kami sedih. Kami kehilangan bekal minuman kami di tempat ini."
Kawannya, si pengembara dua pun tampak bingung. Namun, mencoba tabah. Membereskan perlengkapannya dan mengajak kawannya melanjutkan perjalanan. Setelah lama menyusuri padang pasir, mereka melihat ada oase di kejauhan. "Kita selamat," seru salah seorang di antara mereka. "Lihat, ada air di sana."

Dengan sisa tenaga yang ada, mereka berlari ke oase itu. Untung, bukan fatamorgana. Benar-benar sebuah kolam. Meski kecil tapi airnya cukup banyak. Keduanya pun segera minum sepuas-puasnya dan mengisi kantong air. Sambil beristirahat, pengembara pertama mengeluarkan pisau genggamnya dan memahat di atas sebuah batu. "Kami bahagia. Kami dapat melanjutkan perjalanan karena menemukan tempat ini.”

Pengembara kedua heran. "Mengapa kini engkau menulis di atas batu, sementara tadi kau menulis di pasir?" Yang ditanya tersenyum. "Saat kita mendapat kesusahan, tulislah semua itu di pasir. Biarkan angin keikhlasan membawanya jauh dari ingatan. Biarkan catatan itu hilang bersama menyebarnya pasir ketulusan. Biarkan semuanya lenyap dan pupus," jawabnya dengan bahasa cukup puitis. "Namun, ingatlah saat kita mendapat kebahagiaan. Pahatlah kemuliaan itu di batu agar tetap terkenang dan membuat kita bahagia. Torehlah kenangan kesenangan itu di kerasnya batu agar tak ada yang dapat menghapusnya. Biarkan catatan kebahagiaan itu tetap ada. Biarkan semuanya tersimpan." Keduanya bersitatap dalam senyum mengembang. Bekal air minum telah didapat, istirahat pun telah cukup, kini saatnya untuk melanjutkan perjalanan. Kedua pengembara itu melangkah dengan ringan seringan angin yang bertiup mengiringi.

Teman, kesedihan dan kebahagiaan selalu hadir Berselang-seling mewarnai panjangnya hidup ini. Keduanya mengguratkan memori di hamparan pikiran dan hati kita. Namun, adakah kita bersikap seperti pengembara tadi, yang mampu menuliskan setiap kesedihan di pasir agar angin keikhlasan
membawanya pergi? Adakah kita ini sosok tegar yang mampu melepaskan setiap kesusahan bersama terbangnya angin ketulusan?

Teman, cobalah untuk selalu mengingat setiap kebaikan dan kebahagiaan yang kita miliki. Simpanlah semua itu di dalam kekokohan hati kita agar tak ada yang mampu menghapusnya. Torehkan kenangan bahagia itu agar tak ada angin kesedihan yang mampu melenyapkannya. Insya Allah, dengan begitu kita akan selalu optimistis dalam mengarungi panjangnya hidup ini.
Label: Blogger Cilacap, Contoh Makalah dan Skripsi, Curug Mandala, Desa Melung, Festival DesTIKa, ilmu nikah, ilmu sastra, whatsapp cinta, Wisata Cilacap, Wisata Hati
Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

Baca Juga

  • Inilah 19 Artis Indonesia dengan Tahi Lalat di Wajah
    Inilah 19 Artis Indonesia dengan Tahi Lalat di Wajah
    Apa arti tahi lalat bagi anda? Mungkin sebagian dari anda menganggap tahi lalat tidak ada artinya apa-apa, tidak bermakna apa-apa. Tetapi b...
  • Cara Ampuh Agar Lulus Tes Kesehatan Medical Check Up
    Cara Ampuh Agar Lulus Tes Kesehatan Medical Check Up
    Cara Ampuh Agar Lulus Tes Kesehatan Medical Check Up - Jika sebelumnya kita sudah membahas Cara Ampuh Agar Lulus dan Sukses Tes Interview ,...
  • Rahasia Tahi Lalat untuk Membaca Kepribadian Orang
    Rahasia Tahi Lalat untuk Membaca Kepribadian Orang
    Rahasia Tahi Lalat - Dunia ini menyimpan misteri. Konon, ada tanda-tanda lahir yang sudah dimiliki manusia yang itu bisa digunakan membaca ...
  • Cara Merawat Kulit Wajah Sesuai Jenis Kulit Anda
    Cara Merawat Kulit Wajah Sesuai Jenis Kulit Anda
    Merawat kulit wajah secara alami dengan bahan-bahan tradisional harus sesuai jenis kulit anda. Untuk kulit berminyak misalnya, anda bisa me...
  • Gymnema Sylvestre untuk Pengobatan Diabetes dan Kontrol Gula Darah
    Gymnema Sylvestre untuk Pengobatan Diabetes dan Kontrol Gula Darah
    Seperti kita ketahui ilmu pengetahui dan obat-obatan belum mampu dalam mengendalikan jumlah penderita diabetes yang terus meningkat tiap tah...
  • Contoh Model Gaun Pengantin Adat Minang Modern Terbaru
    Contoh Model Gaun Pengantin Adat Minang Modern Terbaru
    Gaun Pengantin   Adat – Sungguh indah menjadi pengantin. Duduk di pelaminan dengan pasangan yang akan menjadi suami/istri kita, sungguh sesu...

Random Post

Memuat...

© Info Kesehatan | Artikel Kesehatan | Aneka Manfaat | Tips Cara Hidup Sehat All Right Reserved - Empowered by Suryadillaga - Powered by Blogger.com.